Perkuat Validasi CPCL untuk Mendukung Hilirisasi Kelapa dan Pala di Pulau Hiri
Ternate - Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Maluku Utara bersama Penyuluh Ahli Muda/Koordinator Wilayah (Korwil) Penyuluh Provinsi, didampingi penyuluh pertanian pendamping di tingkat Kabupaten/Kota melaksanakan kegiatan Monitoring dan Verifikasi Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) program hilirisasi kelapa dan pala di Pulau Hiri, Kota Ternate, Kamis (16/07). Kegiatan ini turut melibatkan kelompok tani yang diusulkan sebagai calon penerima bantuan.
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan data CPCL serta kesesuaian calon lokasi penerima program. Adapun usulan yang diverifikasi meliputi Perluasan Kelapa seluas 200 hektare, Perluasan Pala seluas 100 hektare, dan Rehabilitasi Pala seluas 100 hektare. Selama proses verifikasi, tim menemukan beberapa poin data di CPCL yang masih belum lengkap. Oleh karena itu, kelompok tani bersama penyuluh pendamping diminta segera melengkapi kekurangan tersebut agar proses pengusulan dapat berjalan sesuai ketentuan.
Pada sesi diskusi, kelompok tani menyampaikan beberapa pertanyaan dan masukan terkait penyaluran sarana produksi, khususnya pupuk. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah langkah yang perlu dilakukan apabila pupuk diterima dalam kondisi basah atau mengalami kerusakan selama proses pengiriman.
Menanggapi hal tersebut, penyuluh mengingatkan kepada seluruh kelompok tani agar melakukan pemeriksaan secara teliti saat bantuan disalurkan. Benih dan pupuk harus dipastikan sesuai dengan jenis, jumlah, serta kualitas yang telah ditetapkan sebelum diterima. Penyuluh pendamping juga diharapkan terus mendampingi proses penyaluran agar bantuan diterima dalam kondisi baik dan sesuai ketentuan.
Kelompok tani turut memberikan masukan agar sebelum bantuan diserahkan kepada petani, kondisi benih dan pupuk dipastikan terlebih dahulu dalam keadaan baik dan layak digunakan. Dengan demikian, bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan secara optimal dan mendukung keberhasilan pelaksanaan program.
Setelah kegiatan verifikasi dan diskusi, Tim Teknis BRMP Maluku Utara bersama penyuluh provinsi dan penyuluh pendamping melakukan peninjauan lapangan ke Desa Faudu, Pulau Hiri, untuk mengecek langsung lokasi yang diusulkan sebagai areal perluasan tanaman kelapa dan pala. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesesuaian kondisi lahan dengan data yang telah diusulkan dalam CPCL.
Melalui kegiatan monitoring dan verifikasi ini diharapkan data CPCL yang diusulkan semakin akurat, lengkap, dan tepat sasaran sehingga pelaksanaan Program Hilirisasi Kelapa dan Pala di Kota Ternate dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat bagi kelompok tani dan mendukung peningkatan produktivitas komoditas perkebunan di Maluku Utara.